allah maha tahu yang terbaik untuk hambanya

Kata“al-Wak il” mengandung arti Maha Mewakili atau Pemelihara. 8 Al-Wak il (Yang Maha Mewakili atau Pemelihara), yaitu Allah Swt. yang memelihara dan mengurusi segala kebutuhan makhluk-Nya, baik itu dalam urusan dunia maupun urusan akhirat. Dia menyelesaikan segala sesuatu yang diserahkan hambanya tanpa membiarkan apa pun terbengkalai. Berikuttujuh ayat dalam Al-Qur'an menenangkan hati saat kecewa karena patah hati. 1. QS Ar-Ra'ad: 28 “ (yaitu) orang-orang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah Takada yang tak mungkin bagiNya jika ia yang berkehendak. Duhai hati.. Allah maha adil dan dia lebih tahu apa yang terbaik untuk hambaNya. Dan tak mungkin Allah menciptakan kesedihan, jika tak berimbang dengan kebahagiaan. Duhai hati.. Bersabarlah.. Teruslah bersabar, mungkin jika saat ini engkau bersedih. Begitulahdoa ringkas yang dipanjatkan dengan sepenuh hatinya. Dia sangat yakin bahawa ALLAH pasti mengabulkan doanya. Dengan tenang perempuan tua itu menekan-nekan bungkusan bakal tempe dengan hujung jarinya dan dia pun membuka sikit bungkusan itu untuk menyaksikan keajaiban kacang soya itu menjadi tempe. Pohonlahpetunjuk kepada Allah supaya memberikan ilham dan petunjuk kepada hambanya untuk membuat keputusan yang terbaik . besar. Engkau Maha Kuasa dan aku adalah hambaMu yang dhaif. Engkau Maha Tahu dan aku adalah hambaMu yang jahil. Allah untuk menentukan mana baik buruk sesuatu itu kerana hanya Allah yang Maha Mengetahui tentang Laptop Tidak Mau Menyala. – Sebesar apa pun perasaanmu terhadap seseorang, pada akhirnya kamu hanya akan tunduk kepada takdir yang Allah tetapkan. Berdamailah selalu dengan hatimu, jika kamu pernah melakukan kesalahan di masa lalu maka jangan jadikan ia sebagai penghambat untukmu memperbaiki masa depanmu. Seperti apa pun maumu, mau kamu jungkir balik pun jika dia bukan takdirmu, maka kamu tidak akan pernah bersama. Karena seperti apa pun, jika Allah berkata dia bukan yang terbaik maka mau tidak mau kamu akan tetap menjalankan hidup sesuai kehendaknya. Allah membersamaimu dengan seseorang yang kamu butuhkan untuk mendampingi dan menuntunmu untuk selalu dijalannya bukan dengan apa yang kamu inginkan sesuai egomu saja. Karena Allah SWT telah berfirman وَعَسَىٰ أَن تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَاللَّـهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” QS Al-Baqarah 216. Saudariku, sungguh jika kita mau membuka kisah-kisah dalam Al-Qur’an dan lembaran-lembaran sejarah atau kita memperhatikan realitas, kita akan mendapatkan darinya banyak pelajaran dan bukti bahwa selalu ada hikmah di balik setiap apa yang Allah takdirkan untuk hamba-hamba-Nya. Namun, terkadang diri selalu dilupakan oleh nafsu. Tetapi ingatlah, sekali lagi jangan jadikan kesalahan dimasa lalu sebagai penghalang untuk menjadi lebih baik, Allah maha pengasih lagi maha penyanyang. Dan selalu menunggu hambanya untuk bertaubat dan memperbaiki diri serta meningkatkan takwa dan keimanan. Wallahualam.

allah maha tahu yang terbaik untuk hambanya